Ifut Coy - Konsultan #1 Keuangan Indonesia Mining Results Show a Mixed Sector Performance | IFUT COY Mining Results Show a Mixed Sector Performance Mining Results Show a Mixed Sector Performance - IFUT COY Mining Results Show a Mixed Sector Performance - IFUT COY Mining Results Show a Mixed Sector Performance - IFUT COY

Mining Results Show a Mixed Sector Performance

Lembar Data Keselamatan: Katoda Tembaga - PT Freeport Indonesia

Lembar Data Keselamatan Katoda Tembaga (Copper Cathode)

1. Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran)

Nama produkKatoda tembaga
Nama kimiaTembaga
Nomor CAS7440-50-8
Nomor EC231-159-6
SinonimCopper; Copper metal
PemasokPT. Freeport Indonesia Smelter & Refinery
Kawasan Ekonomi Khusus Pelabuhan JIIPE Jl. Raya Manyar KM. 11
Manyar, Gresik, Jawa Timur, Indonesia
Telepon darurat (24/7)+65 3158 1074 (Carechem)

2. Identifikasi Bahaya

Klasifikasi GHSTidak diklasifikasikan.
Kata SinyalTanpa Kata Sinyal
Pernyataan BahayaTidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.
Pernyataan Kehati-hatianTidak berlaku (Pencegahan, Tanggapan, Penyimpanan, Pembuangan).

3. Komposisi / Informasi Bahan Penyusun

Nama bahan% (w/w)Nomor CAS
Tembaga>99.997440-50-8

Konsentrasi total bahan dalam produk ini adalah 100%. Tidak ada bahan tambahan lain yang perlu dilaporkan dalam konsentrasi berbahaya.

4. Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Kena Mata

Segera siram dengan air banyak, sesekali angkat kelopak mata atas dan bawah. Periksa dan lepaskan lensa kontak jika ada. Dapatkan bantuan medis jika iritasi terjadi.

Penghirupan

Pindahkan korban ke udara segar dan istirahatkan pada posisi nyaman untuk bernafas. Dapatkan pertolongan medis jika gejala muncul.

Kena Kulit

Basuh kulit yang terkontaminasi dengan air banyak. Lepaskan pakaian dan sepatu yang terkontaminasi. Dapatkan pertolongan medis jika gejala muncul.

Tertelan

Cuci mulut dengan air. Jika korban sadar, beri minum air sedikit. Jangan memaksakan muntah kecuali atas instruksi petugas medis. Dapatkan pertolongan medis jika gejala muncul.

Gejala / Efek Terpenting

Kena Mata & PenghirupanPaparan debu berlebih dapat menyebabkan iritasi (mata: kemerahan; pernapasan: batuk, iritasi hidung/tenggorokan).
Kena Kulit & TertelanTidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.
Catatan untuk Dokter

Obati berdasarkan gejala. Segera hubungi ahli perawatan racun jika jumlah besar termakan atau terhirup. Tidak ada pengobatan khusus.

5. Tindakan Pemadaman Kebakaran

Media pemadaman sesuaiGunakan bahan pemadam yang cocok untuk kebakaran di sekitar (busa tahan alkohol, CO2, serbuk kimia kering, kabut air).
Media tidak sesuaiTidak ada yang secara spesifik disebutkan.
Bahaya spesifikAir bekas pemadaman yang terkontaminasi harus dibendung, cegah masuk ke saluran air. Produk dekomposisi: oksida logam.
Alat pelindung khususDalam kondisi kebakaran di area sekitar, gunakan SCBA (NIOSH atau sejenis) dan alat pelindung diri lengkap.

6. Tindakan Penanggulangan jika Terjadi Tumpahan

Langkah pencegahan diriEvakuasi area. Gunakan APD sesuai (lihat bagian 8). Jangan sentuh tumpahan. Hindari menghirup debu.
Pencegahan lingkunganCegah tumpahan menyebar atau masuk ke saluran air/parit/selokan. Bahan polutan air. Beri tahu pihak berwenang jika terjadi polusi.
Metode pembersihanVakum atau sapu, masukkan dalam wadah limbah berlabel. Hindari menimbulkan debu. Buang melalui kontraktor berizin.

7. Penanganan dan Penyimpanan

Penanganan amanKenakan APD yang layak. Hindari penghirupan debu dan pelepasan ke lingkungan. Cuci tangan sebelum makan/minum.
Penyimpanan amanSimpan di wadah asli, tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik. Jauhkan dari bahan tidak kompatibel, makanan, dan minuman.

8. Kontrol Paparan / Perlindungan Diri

Nilai Ambang Batas di Tempat Kerja

Nama bahanBatas pemaparan
Tembaga (debu dan kabut)TWA: 1 mg/m³ (sebagai Cu) 8 jam (Safe Work Australia).
Tembaga (uap)TWA: 0.2 mg/m³ (sebagai Cu) 8 jam (Safe Work Australia).

Alat Pelindung Diri (APD)

  • Perlindungan mata: Kacamata pelindung dengan perisai samping atau kacamata debu.
  • Perlindungan tangan: Sarung tangan kuat, tahan bahan kimia.
  • Perlindungan tubuh: Pakaian pelindung, alas kaki sesuai risiko.
  • Perlindungan pernapasan: Respirator dengan standar sesuai jika diperlukan (terutama area berdebu).

Gunakan ventilasi yang memadai (ventilasi pembuangan lokal). Sediakan tempat pencuci mata dan pancuran keselamatan.

9. Sifat Fisika dan Kimia

Bentuk fisikPadatan (serbuk / lempengan).
WarnaKuning, Coklat, Merah.
Penafian: Informasi dalam halaman ini dirangkum dari Lembar Data Keselamatan (SDS) resmi PT Freeport Indonesia untuk tujuan informasi. Selalu merujuk pada dokumen asli dan peraturan keselamatan yang berlaku di tempat kerja Anda. Untuk keadaan darurat, hubungi nomor yang tertera.
Lembar Data Keselamatan: Emas (Gold) - PT Freeport Indonesia

Lembar Data Keselamatan Emas (Gold)

1. Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran)

Nama produkEmas
Nama kimiagold
Nomor CAS7440-57-5
Nomor EC231-165-9
Sinonimgold, colloidal; C.I. Pigment Metal 3; E 175; C.I. 77480; aurum; gold, powder; CI 77480; COLLOIDAL GOLD
PemasokPT. Freeport Indonesia Smelter & Refinery
Kawasan Ekonomi Khusus Pelabuhan JIIPE Jl. Raya Manyar KM. 11
Manyar, Gresik, Jawa Timur, Indonesia
Telepon darurat (24/7)+65 3158 1074 (Carechem)

2. Identifikasi Bahaya

Klasifikasi GHSTidak diklasifikasikan.
Kata SinyalTanpa Kata Sinyal
Pernyataan BahayaTidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.
Pernyataan Kehati-hatianTidak berlaku (Pencegahan, Tanggapan, Penyimpanan, Pembuangan).

3. Komposisi / Informasi Bahan Penyusun

Nama bahan% (w/w)Nomor CAS
Emas99.997440-57-5

Konsentrasi total bahan dalam produk ini adalah 100%. Tidak ada bahan tambahan lain yang perlu dilaporkan dalam konsentrasi berbahaya.

4. Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Kena Mata

Segera siram dengan air banyak, sesekali angkat kelopak mata. Lepas lensa kontak. Dapatkan bantuan medis jika iritasi terjadi.

Penghirupan

Pindahkan korban ke udara segar dan istirahatkan pada posisi nyaman. Dapatkan pertolongan medis jika gejala muncul.

Kena Kulit

Basuh kulit dengan air banyak. Lepaskan pakaian terkontaminasi. Dapatkan pertolongan medis jika gejala muncul.

Tertelan

Cuci mulut dengan air. Jika korban sadar, beri minum air sedikit. Jangan memaksakan muntah. Dapatkan pertolongan medis jika gejala muncul.

Gejala / Efek Terpenting

Semua rute paparanTidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis. Tidak ada data khusus untuk gejala kelebihan paparan.
Catatan untuk Dokter

Obati berdasarkan gejala. Segera hubungi ahli perawatan racun jika jumlah besar termakan atau terhirup. Tidak ada pengobatan khusus.

5. Tindakan Pemadaman Kebakaran

Media pemadaman sesuaiGunakan bahan pemadam yang cocok untuk kebakaran di sekitar (busa, CO2, serbuk kering, kabut air).
Media tidak sesuaiTidak ada.
Bahaya spesifikTidak ada bahaya ledakan atau kebakaran yang khusus. Produk dekomposisi termal: oksida logam.
Alat pelindung khususGunakan SCBA (tekanan positif) dan perlengkapan pelindung lengkap.

6. Tindakan Penanggulangan jika Terjadi Tumpahan

Pencegahan diriEvakuasi area. Gunakan APD. Jangan sentuh tumpahan. Hindari menghirup debu.
Pencegahan lingkunganCegah tumpahan menyebar atau masuk ke saluran air/parit/selokan. Beri tahu pihak berwenang jika terjadi polusi.
Metode pembersihanVakum atau sapu, masukkan ke wadah limbah berlabel. Hindari menimbulkan debu. Buang melalui kontraktor berizin.

7. Penanganan dan Penyimpanan

Penanganan amanKenakan APD. Hindari penghirupan debu. Cuci tangan sebelum makan/minum/merokok. Patuhi kebersihan pekerjaan.
Penyimpanan amanSimpan di wadah asli, tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Jauhkan dari bahan tidak kompatibel.

8. Kontrol Paparan / Perlindungan Diri

Nilai Ambang Batas

Nama bahanBatas pemaparan
Emas dan senyawa anorganiknyaDFG MAC-values list (Jerman, 7/2022): Penyensitif kulit. (Ventilasi umum cukup)

Alat Pelindung Diri (APD)

  • Higienis: Cuci tangan, lengan, wajah setelah menangani. Sediakan pancuran keselamatan.
  • Perlindungan mata: Kacamata pelindung dengan perisai samping.
  • Perlindungan tangan: Sarung tangan kuat, tahan bahan kimia.
  • Perlindungan tubuh: Pakaian pelindung, alas kaki sesuai risiko.
  • Perlindungan pernapasan: Respirator dengan standar sesuai jika diperlukan (area berdebu).

9. Sifat Fisika dan Kimia

Bentuk fisik:Padatan
Warna:Emas
Bau:Tidak tersedia
Titik lebur:1064.76°C (1948.6°F)
Titik didih:Tidak tersedia
Titik nyala:Tidak berlaku
Tekanan uap:Tidak tersedia
Kelarutan dalam air:Tidak tersedia
Koefisien partisi:Tidak berlaku
Suhu penguraian:Tidak tersedia

10. Stabilitas dan Reaktivitas

ReaktivitasTidak ada data tes khusus yang tersedia.
Stabilitas kimiaProduk ini stabil.
Penafian: Informasi dalam halaman ini dirangkum dari Lembar Data Keselamatan (SDS) resmi PT Freeport Indonesia untuk tujuan informasi. Selalu merujuk pada dokumen asli dan peraturan keselamatan yang berlaku di tempat kerja Anda. Untuk keadaan darurat, hubungi nomor yang tertera.
Lembar Data Keselamatan: Terak (Copper Slag) - PT Freeport Indonesia

Lembar Data Keselamatan Terak (Copper Slag)

1. Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran)

Nama produkTerak
Nama kimiaterak
Nomor CASTidak tersedia (campuran)
Nomor ECTidak tersedia
PemasokPT. Freeport Indonesia Smelter & Refinery
Kawasan Ekonomi Khusus Pelabuhan JIIPE Jl. Raya Manyar KM. 11
Manyar, Gresik, Jawa Timur, Indonesia
Telepon darurat (24/7)+65 3158 1074 (Carechem)

2. Identifikasi Bahaya

⚠️ KLASIFIKASI GHS (BERBAHAYA):

  • TOKSISITAS AKUT (oral) - Kategori 4
  • KERUSAKAN MATA SERIUS/IRITASI PADA MATA - Kategori 1
  • KARSINOGENISITAS - Kategori 1
  • TOKSISITAS PADA ORGAN SASARAN SPESIFIK SETELAH PAPARAN BERULANG - Kategori 1 (paru-paru)
  • BAHAYA AKUATIK AKUT - Kategori 1
  • BAHAYA AKUATIK KRONIS - Kategori 1
☠️ Toksisitas akut ๐Ÿ‘️ Kerusakan mata ⚕️ Karsinogen ๐ŸŸ Bahaya akuatik
Kata SinyalBAHAYA
Pernyataan BahayaH302 - Berbahaya bila tertelan.
H318 - Menyebabkan kerusakan serius pada mata.
H350 - Dapat menyebabkan kanker.
H372 - Menyebabkan kerusakan organ (paru-paru) pada paparan berulang.
H410 - Sangat beracun terhadap kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
Pernyataan Kehati-hatian (Pencegahan)P201, P280, P273, P260, P270, P264 - Dapatkan instruksi khusus, kenakan APD lengkap, hindari pelepasan ke lingkungan, jangan hirup debu, cuci bersih setelah menangani.
TanggapanP391, P308+P313, P305+P351+P338, P310 - Kumpulkan tumpahan, jika terpapar segera cari pertolongan medis, jika kena mata bilas hati-hati dan segera hubungi dokter.

3. Komposisi / Informasi Bahan Penyusun

Nama bahan% (w/w)Nomor CAS
silika yang dapat terhirup30 - 407631-86-9
kalsium oksida3 - 71305-78-8
aluminium oksida1 - 81344-28-1
magnesium oksida2.3 - 2.81309-48-4
seng0.7 - 1.97440-66-6

Konsentrasi total bahan dalam produk ini adalah 100%.

4. Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Kena Mata

Segera cari pertolongan medis. Bilas dengan air banyak, angkat kelopak mata, lepas lensa kontak. Lanjutkan membilas minimal 10 menit.

Penghirupan

Pindahkan ke udara segar. Jika gejala muncul, segera cari pertolongan medis. Gunakan SCBA jika masih ada asap. Jika tidak bernapas, beri napas buatan oleh terlatih.

Kena Kulit

Basuh dengan air banyak minimal 10 menit. Lepaskan pakaian terkontaminasi sambil memakai sarung tangan. Segera cari pertolongan medis.

Tertelan

Cuci mulut dengan air. Beri air minum sedikit jika sadar. JANGAN memaksakan muntah. Segera cari pertolongan medis.

Gejala / Efek Terpenting

Kena mataMenyebabkan kerusakan serius pada mata (sakit, berair, kemerahan).
TertelanBerbahaya bila tertelan (sakit perut).
Kena kulitDapat menyebabkan iritasi, kemerahan, kelepuhan.
KronisDapat menyebabkan kanker dan kerusakan paru-paru pada paparan berulang.
Catatan untuk Dokter: Obati berdasarkan gejala. Segera hubungi ahli perawatan racun jika jumlah besar termakan atau terhirup. Tidak ada pengobatan khusus.

5. Tindakan Pemadaman Kebakaran

Media pemadaman sesuaiGunakan bahan pemadam yang cocok untuk kebakaran di sekitar (busa, CO2, serbuk kering, kabut air).
Bahaya spesifikSangat toksik bagi kehidupan air. Air bekas pemadaman yang terkontaminasi harus dibendung dan dicegah masuk saluran air. Produk dekomposisi: oksida logam.
Alat pelindung khususGunakan SCBA (tekanan positif) dan perlengkapan pelindung lengkap.

6. Tindakan Penanggulangan jika Terjadi Tumpahan

Pencegahan diriEvakuasi area. Kenakan APD lengkap. Jangan sentuh tumpahan. Hindari menghirup debu. Gunakan ventilasi yang memadai.
Pencegahan lingkunganSANGAT PENTING: Cegah tumpahan masuk ke saluran air, parit, selokan. Sangat beracun bagi lingkungan akuatik. Kumpulkan tumpahan.
Metode pembersihanHindari pembentukan debu. Vakum dengan peralatan ber-HEPA filter. Masukkan ke wadah limbah tertutup berlabel. Buang melalui kontraktor berizin.

7. Penanganan dan Penyimpanan

Penanganan amanKenakan APD. Dapatkan instruksi khusus sebelum digunakan. Jangan kena mata/kulit. Hindari pelepasan ke lingkungan. Gunakan ventilasi yang baik. Wadah kosong masih mengandung residu berbahaya.
Penyimpanan amanSimpan di wadah asli, tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik. Jauhkan dari bahan tidak kompatibel.

8. Kontrol Paparan / Perlindungan Diri

Alat Pelindung Diri (APD) WAJIB

  • Perlindungan mata: Kacamata pelindung dengan perisai samping (wajib).
  • Perlindungan tangan: Sarung tangan kuat, tahan bahan kimia (wajib).
  • Perlindungan tubuh: Pakaian pelindung, alas kaki tertutup (wajib).
  • Perlindungan pernapasan: Gunakan respirator dengan HEPA filter jika ventilasi tidak memadai atau ada debu.
  • Higienis: Cuci tangan, lengan, wajah setelah menangani. Sediakan pancuran keselamatan.

Pengendalian teknik: Gunakan ventilasi pembuangan lokal. Emisi harus memenuhi peraturan lingkungan.

9. Sifat Fisika dan Kimia

Bentuk fisik:Padatan
Warna:(Tidak tersedia di dokumen)
Bau:Tidak tersedia
Titik lebur:>1000°C (perkiraan)
Kelarutan dalam air:Tidak larut
⚠️ PERHATIAN - BAHAN BERBAHAYA: Informasi ini dirangkum dari Lembar Data Keselamatan (SDS) resmi PT Freeport Indonesia. Terak adalah material berbahaya (karsinogen, toksik bagi mata dan lingkungan). WAJIB membaca SDS lengkap dan mematuhi semua peraturan keselamatan sebelum menangani material ini. Untuk keadaan darurat, hubungi nomor yang tertera.
Lembar Data Keselamatan: Selenium - PT Freeport Indonesia

LEMBAR DATA KESELAMATAN SELENIUM (beracun)

1. Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran)

Nama produkSelenium
Nama kimiaselenium
Nomor EC231-957-4
SinonimC.I. 77805; Selenium (crystalline); Selenium (amorphous); selenium, metal; selenium amorphous
Penggunaan bahanELEKTRONIK; PELAT XEROGRAFIS, KAMERA TV, SEL FOTO, INTI KOMPUTER MAGNET, BATERAI SURYA, (RECTIFIER, RELAY); KERAMIK (PEWARNA UNTUK KACA); BAJA DAN TEMBAGA (DEGASIFIER DAN PENINGKATAN MESIN); AKSELERASI KARET; KATALISATOR; ELEMEN LACAK PADA PAKAN HEWAN.
PemasokPT. Freeport Indonesia Smelter & Refinery
Kawasan Ekonomi Khusus Pelabuhan JIIPE Jl. Raya Manyar KM. 11
Manyar, Gresik, Jawa Timur, Indonesia
Telepon darurat (24/7)☎ +65 3158 1074 (Carechem)

2. Identifikasi Bahaya

๐Ÿ’€ KLASIFIKASI GHS - BAHAYA ๐Ÿ’€

  • TOKSISITAS AKUT (oral) - Kategori 3
  • TOKSISITAS AKUT (inhalasi) - Kategori 3
  • TOKSISITAS ORGAN SASARAN SPESIFIK (paparan berulang) - Kategori 2
  • BAHAYA AKUATIK AKUT - Kategori 1
☠️ TOKSIK ๐ŸŸ LINGKUNGAN ⚠️ BAHAYA KESEHATAN
Kata SinyalBAHAYA
Pernyataan BahayaH301 + H331 - Beracun apabila tertelan atau terhirup.
H373 - Dapat menyebabkan kerusakan organ pada paparan berulang atau jangka panjang.
H400 - Sangat beracun terhadap kehidupan akuatik.
Pernyataan Kehati-hatian (Pencegahan)P273 (Hindari pelepasan ke lingkungan), P260 (Jangan hirup debu), P270 (Jangan makan/minum/merokok), P264 (Cuci bersih setelah menangani).
TanggapanP391 (Kumpulkan tumpahan), P304+P340+P311 (Jika terhirup: pindah ke udara segar, hubungi pusat racun), P301+P310 (Jika tertelan: segera hubungi dokter).

3. Komposisi / Informasi Bahan Penyusun

Jenis zat: Campuran

Nama bahan% (w/w)Pengidentifikasi
selenium≥90CAS: 7782-49-2, EC: 231-957-4
telurium≤5CAS: 13494-80-9, EC: 236-813-4
Perak logam≤0.3CAS: 7440-22-4, EC: 231-131-3

Konsentrasi total bahan dalam produk ini adalah 100%.

4. Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Kena Mata

Segera bilas dengan air banyak, angkat kelopak mata atas dan bawah. Lepas lensa kontak. Lanjutkan membilas minimal 10 menit. Dapatkan perawatan medis jika terpapar atau merasa tidak sehat.

Penghirupan

Pindahkan ke udara segar. Jika masih ada asap, penolong harus pakai SCBA. Jika tidak bernapas, beri napas buatan oleh terlatih (waspada resusitasi mulut-ke-mulut). Segera hubungi pusat racun/dokter.

Kena Kulit

Cuci dengan sabun dan air minimal 10 menit. Lepaskan pakaian terkontaminasi. Dapatkan perawatan medis jika terpapar atau merasa tidak sehat.

Tertelan

Segera cari pertolongan medis. Cuci mulut dengan air. Beri air minum sedikit jika sadar. JANGAN memaksakan muntah. Jika tidak sadar, posisikan pulih dan segera hubungi dokter.

Gejala / Efek Terpenting

Penghirupan & TertelanBeracun. Dapat menyebabkan kerusakan organ pada paparan berulang.
LingkunganSangat beracun terhadap kehidupan akuatik.
Catatan untuk Dokter: Obati berdasarkan gejala. Segera hubungi ahli perawatan racun jika jumlah besar termakan atau terhirup. Tidak ada pengobatan khusus.

5. Tindakan Pemadaman Kebakaran

Media pemadaman sesuaiGunakan bahan pemadam yang cocok untuk kebakaran di sekitar.
Bahaya spesifikSangat toksik bagi kehidupan air. Air bekas pemadaman yang terkontaminasi harus dibendung dan dicegah masuk saluran air.
Alat pelindung khususPetugas pemadam kebakaran harus memakai SCBA mode tekanan positif dan perlengkapan pelindung lengkap.

6. Tindakan Penanggulangan jika Terjadi Tumpahan

Pencegahan diriEvakuasi area. Kenakan APD lengkap. Jangan sentuh tumpahan. Sediakan ventilasi. Pakai respirator jika perlu.
Pencegahan lingkunganSANGAT PENTING: Cegah tumpahan masuk ke saluran air, parit, selokan. Sangat beracun bagi lingkungan akuatik. Kumpulkan tumpahan. Beri tahu pihak berwenang.
Metode pembersihanHindari pembentukan debu. Vakum dengan peralatan ber-HEPA filter. Jangan dilap kering. Masukkan ke wadah limbah tertutup berlabel. Buang melalui kontraktor berizin.

7. Penanganan dan Penyimpanan

Penanganan amanKenakan APD. Jangan terkena mata/kulit/pakaian. Hindari pelepasan ke lingkungan. Gunakan ventilasi memadai. Wadah kosong masih mengandung residu berbahaya.
Penyimpanan amanSimpan di wadah asli, tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik. Jauhkan dari bahan tidak kompatibel, makanan, dan minuman.

8. Kontrol Paparan / Perlindungan Diri

Alat Pelindung Diri (APD) WAJIB

  • Perlindungan mata: Kacamata pelindung dengan perisai samping (wajib).
  • Perlindungan tangan: Sarung tangan kuat, tahan bahan kimia (wajib).
  • Perlindungan tubuh: Pakaian pelindung, alas kaki tertutup (wajib).
  • Perlindungan pernapasan: Gunakan respirator dengan HEPA filter jika ventilasi tidak memadai atau ada debu.
  • Higienis: Cuci tangan, lengan, wajah setelah menangani. Dilarang makan/minum/merokok di area kerja.

Pengendalian teknik: Gunakan ventilasi pembuangan lokal. Emisi harus memenuhi peraturan lingkungan.

Nama bahanBatas pemaparan (Safe Work Australia)
Selenium compoundsTWA 8 jam: (data tidak lengkap di cuplikan, lihat SDS lengkap)
⚠️ PERINGATAN - BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA LINGKUNGAN: Informasi ini dirangkum dari Lembar Data Keselamatan (SDS) resmi PT Freeport Indonesia. Selenium bersifat toksik jika tertelan/terhirup dan sangat beracun bagi lingkungan akuatik. WAJIB membaca SDS lengkap dan mematuhi semua peraturan keselamatan sebelum menangani material ini. Untuk keadaan darurat, hubungi nomor yang tertera.
Lembar Data Keselamatan: Asam Sulfat 98% - PT Freeport Indonesia

LEMBAR DATA KESELAMATAN ASAM SULFAT 98% (KOROSIF)

1. Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran)

Nama produkAsam sulfat 98%
Nama kimiaAsam sulfat
Nomor CAS7664-93-9 (untuk bahan utama)
Penggunaan bahanTidak tersedia dalam dokumen ini.
PemasokPT. Freeport Indonesia Smelter & Refinery
Kawasan Ekonomi Khusus Pelabuhan JIIPE Jl. Raya Manyar KM. 11
Manyar, Gresik, Jawa Timur, Indonesia
Telepon darurat (24/7)☎ +65 3158 1074 (Carechem)

2. Identifikasi Bahaya

๐Ÿ”ฅ KLASIFIKASI GHS - BAHAYA KOROSIF ๐Ÿ”ฅ

  • KOROSI/IRITASI KULIT - Kategori 1A
  • KERUSAKAN MATA SERIUS - Kategori 2A
  • BAHAYA AKUATIK AKUT - Kategori 3
  • BAHAYA AKUATIK KRONIS - Kategori 3
๐Ÿงช KOROSIF ๐Ÿ‘️ IRITASI MATA ๐ŸŒŠ LINGKUNGAN
Kata SinyalBAHAYA
Pernyataan BahayaH314 - Menyebabkan luka bakar yang parah pada kulit dan kerusakan mata.
H412 - Berbahaya terhadap kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
Pernyataan Kehati-hatian (Pencegahan)P280 (Kenakan sarung tangan/pakaian/pelindung mata/wajah), P273 (Hindari pelepasan ke lingkungan).
TanggapanP304+P310 (Jika terhirup: hubungi pusat racun), P301+P310+P330+P331 (Jika tertelan: segera hubungi dokter, kumur, JANGAN muntah), P303+P361+P353+P310 (Jika kena kulit: tanggalkan pakaian, cuci, hubungi dokter), P305+P351+P338 (Jika kena mata: bilas hati-hati, lepas lensa), P337+P313 (Jika iritasi mata berlanjut: cari bantuan medis).

3. Komposisi / Informasi Bahan Penyusun

Jenis zat: Zat

Nama bahan% (w/w)Nomor CAS
Asam sulfat>98.57664-93-9

Konsentrasi total bahan dalam produk ini adalah 100%. Tidak ada bahan tambahan lain yang perlu dilaporkan dalam konsentrasi berbahaya.

4. Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Kena Mata

Segera cari pertolongan medis. Bilas dengan air banyak, angkat kelopak mata, lepas lensa kontak. Lanjutkan membilas minimal 10 menit. Luka bakar kimia harus segera diobati dokter.

Penghirupan

Pindahkan ke udara segar. Jika masih ada uap, penolong harus pakai SCBA. Jika tidak bernapas, beri napas buatan oleh terlatih (waspada resusitasi mulut-ke-mulut). Segera hubungi pusat racun/dokter.

Kena Kulit

Segera cari pertolongan medis. Basuh dengan air banyak minimal 10 menit. Lepaskan pakaian terkontaminasi sambil memakai sarung tangan. Cuci pakaian sebelum digunakan lagi.

Tertelan

Segera hubungi dokter. Cuci mulut. Jika sadar, beri air minum sedikit. JANGAN memaksakan muntah. Jika muntah, tundukkan kepala. Jika tidak sadar, posisikan pulih.

Gejala / Efek Terpenting

Kena mataIritasi serius pada mata (sakit, berair, kemerahan).
Kena kulitMenyebabkan luka bakar parah (pedih, iritasi, kemerahan, kelepuhan).
TertelanSakit perut.
Catatan untuk Dokter: Obati berdasarkan gejala. Segera hubungi ahli perawatan racun jika jumlah besar termakan atau terhirup. Tidak ada pengobatan khusus.

5. Tindakan Pemadaman Kebakaran

Media pemadaman sesuaiGunakan bahan pemadam yang cocok untuk kebakaran di sekitar.
Bahaya spesifikDalam kebakaran, wadah bisa meledak. Berbahaya bagi kehidupan air (efek jangka panjang). Air bekas pemadaman harus dibendung, cegah masuk saluran air. Produk dekomposisi: oksida sulfur.
Alat pelindung khususPetugas pemadam kebakaran harus memakai SCBA mode tekanan positif dan perlengkapan pelindung lengkap.

6. Tindakan Penanggulangan jika Terjadi Tumpahan

Pencegahan diriEvakuasi area. Kenakan APD lengkap. Jangan sentuh tumpahan. Sediakan ventilasi. Pakai respirator jika perlu. Jangan hirup uap/kabut.
Pencegahan lingkunganPENTING: Cegah tumpahan masuk ke saluran air, parit, selokan. Berbahaya bagi lingkungan akuatik. Beri tahu pihak berwenang.
Metode pembersihanTumpahan kecil: Encerkan dengan air dan pel, atau serap dengan bahan kering inert, masukkan ke wadah limbah. Tumpahan besar: Hentikan kebocoran, bendung, kumpulkan dengan bahan penyerap (pasir, tanah), buang melalui kontraktor berizin.

7. Penanganan dan Penyimpanan

Penanganan amanKenakan APD. Jangan terkena mata/kulit/pakaian. Jangan hirup uap/kabut. Hindari pelepasan ke lingkungan. Gunakan ventilasi memadai. Wadah kosong masih mengandung residu berbahaya. Jangan gunakan wadah kembali.
Penyimpanan amanSimpan di wadah asli, tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik. Jauhkan dari bahan tidak kompatibel, makanan, dan minuman.

8. Kontrol Paparan / Perlindungan Diri

Alat Pelindung Diri (APD) WAJIB

  • Perlindungan mata/wajah: Pelindung mata atau wajah (wajib).
  • Perlindungan tangan: Sarung tangan pelindung, tahan bahan kimia (wajib).
  • Perlindungan tubuh: Pakaian pelindung (wajib).
  • Perlindungan pernapasan: Gunakan respirator yang sesuai jika ventilasi tidak memadai atau ada uap/kabut.
  • Higienis: Cuci bersih setelah menangani. Dilarang makan/minum/merokok di area kerja.

Pengendalian teknik: Gunakan ventilasi yang memadai.

⚠️ PERINGATAN - BAHAN KOROSIF DAN BERBAHAYA LINGKUNGAN: Informasi ini dirangkum dari Lembar Data Keselamatan (SDS) resmi PT Freeport Indonesia. Asam sulfat 98% menyebabkan luka bakar parah pada kulit dan mata, serta berbahaya bagi lingkungan akuatik. WAJIB membaca SDS lengkap dan mematuhi semua peraturan keselamatan sebelum menangani material ini. Untuk keadaan darurat, hubungi nomor yang tertera.

2 Comments