Pendorong Utama
Tekanan makroekonomi (Tinggi): Federal Reserve yang bersikap hawkish dengan proyeksi kenaikan suku bunga hingga 2026 memperkuat dolar, sehingga mendorong modal menjauh dari aset berisiko
Arus keluar ETF
ETF spot AS mencatat arus keluar sebesar 6,35 miliar dolar AS dalam 30 hari terakhir, menimbulkan tekanan jual struktural yang sangat besar
Akumulasi Oleh Institusi
Sebagai mitigasi penurunan, perusahaan publik dan whale secara aktif menarik volume besar dari bursa utama, menandakan keyakinan jangka panjang
Baca Juga : BTC Mengalami Penurunan 2,3% Menjadi $79,336
Analisis Tren dan Prediksi Mata Uang Kripto
Harga Terkini Bitcoin: BTC diperdagangkan di sekitar 62.498,00, menunjukkan volatilitas rendah dalam periode 1 jam terakhir.
Tren Jangka Pendek: EMA 7 (62.563,60) berada di bawah EMA 25 (63.316,23), mengindikasikan tekanan jual jangka pendek yang berkelanjutan.
Momentum Penurunan: MACD (-519,25) dan sinyal MACD (-417,24) keduanya negatif, dengan histogram MACD (-102,00) menunjukkan momentum bearish yang kuat.
Level Penting
Level Support Kuat: Level support signifikan terlihat di
61.730,86
(Boll Lower Band) yang dapat menjadi area pantulan.
Level Resistan Terdekat: Resistan awal berada di
63.374,03
(Boll Mid Band), yang perlu ditembus untuk pergeseran tren bullish.
Resistan Lebih Tinggi: Resistan kuat berikutnya berada di
65.017,20
(Boll Upper Band), yang bisa menjadi target profit taking jika terjadi pemulihan.
Risiko Trade
Momentum Bearish
EMA jangka pendek berada dalam posisi negatif, sementara MACD berada jelas di zona merah, dan RSI menyentuh level oversold
Ketidakpastian Kebijakan
Meskipun RUU CLARITY masih menunggu pembahasan, jadwal regulasi tetap dinamis, yang berpotensi menunda masuknya aliran modal institusional yang diantisipasi
Kesimpulan:
BTC menghadapi tekanan bearish dalam jangka pendek, dengan level support kunci di sekitar 61.730,86 dan resistan di 63.374,03.
