![]() |
| Prediksi Harga Bitcoin 28 Februari 2026 |
Penjualan Geopolitik
Ketegangan geopolitik baru-baru ini menyebabkan penurunan tajam harga BTC dan likuidasi besar-besaran.
Indikator Bearish
Teknikal menunjukkan momentum bearish yang kuat, namun RSI mengindikasikan kondisi oversold.
Pandangan yang Berbeda
Aliran keluar dana institusional dan rasa takut berlawanan dengan beberapa posisi bullish dari para whale dan komunitas.
Ide-Ide dan Prediksi Mata Uang Kripto
1. RSI Oversold
Indikator RSI periode 6 dan periode 12 telah turun ke wilayah oversold, menunjukkan potensi rebound harga jangka pendek atau reli penguatan.
2. Kepercayaan Para Whale
Seorang whale baru-baru ini membuka posisi long berleverage sebesar $66,8 juta, menunjukkan keyakinan yang kuat terhadap potensi momentum kenaikan harga BTC.
3. Pola Historis
Secara historis, Bitcoin tidak pernah menutup bulan Januari dan Februari dalam zona merah, yang menunjukkan potensi pemulihan jangka pendek jika bulan Februari ditutup hijau.
Risiko Trade
- Dampak Geopolitik
Eskalasi serangan AS/Israel terhadap Iran menyebabkan penurunan tajam harga BTC sebesar 3–6% hingga mencapai sekitar $63.000, memicu likuidasi long senilai lebih dari $100 juta dan meningkatkan volatilitas.
- Teknikal Bearish
Harga diperdagangkan di bawah EMAs kunci, MACD menunjukkan momentum negatif yang kuat, dan Bollinger Bands semakin melebar, mengindikasikan tekanan penurunan yang berkelanjutan.
- Aliran Keluar Dana Institusional
Dana institusional mengalami pengurangan aset yang dikelola sebesar 19% dalam 30 hari terakhir, seiring dengan indeks “Ekstrem Takut” yang mencapai 16.
Sentimen Komunitas Market
Pandangan yang Beragam: Sentimen komunitas terbagi; sebagian pengguna mengantisipasi titik terendah Bitcoin dan perubahan tren besar dalam hitungan hari, sementara yang lain menyatakan kekhawatiran terhadap kemungkinan koreksi harga lebih lanjut.
